Mie instan adalah sahabat semua orang di Indonesia, mau anak-anak maupun orang tua pasti pernah dan tergila-gila dengan nikmatnya mie instan. Khususnya kamu nih Girls, pasti minimal seminggu sekali kamu makan mie instan di rumah atau di café-café. Kalau sudah bahas mie instan nih, sudah pasti akan muncul pertanyaan “apakah mie instan itu baik?” atau “bukannya mie instan itu berbahaya ya?” dan sejuta pertanyaan sejenis lainnya.

Kali ini kita sudah merangkum 4 fakta menarik di balik bahaya makan mie instan. Nantinya ketika kamu sudah membaca fakta bahaya mie instan, hati kamu bisa tercerahkan Girls.

 

Mie instan menjadi gudang bahan pengawet

Ini yang banyak dibilang orang dan menjadi salah satu alasan bahwa mie instan adalah makanan yang paling berbahaya. Faktanya adalah kandungan bahan pengawet yang ada di mie instan mengikuti sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). BPOM sendiri mengatur berapa maksimal bahan pengawet yang ada di setiap makanan, jadi nggak benar bahwa di dalam mie instan ini pengawetnya melebihi aturan.

 

Warna kuning didapat dari bahan pewarna berbahaya

Pernah mendengar bahwa warna kuning di dalam mie instan ini mengandung bahan pewarna berbahaya? Memang benar bahwa mie instan ini mengandung bahan pewarna, tetapi bahan pewarna yang digunakan ini sudah terdaftar di BPOM dan sudah dalam batas wajar pemakaian. Warna kuning yang ada di mie instan adalah tatrazine dan sudah terdaftar secara internasional lho Girls.

 

Kandungan natrium yang sangat banyak

Fakta selanjutnya adalah kandungan natrium yang terlalu banyak di dalam mie instan. Sejatinya di dalam 1 bungkus mie instan, terdapat sekitar 900 mg natrium, sedangkan kebutuhan natrium tubuh kita sekitar 1500 mg. Lalu apa itu natrium? Natrium adalah bahan utama dari garam. Jadi, kalau sudah makan mie instan dalam satu hari kamu harus mengurangi makanan yang asin. Karena dalam sehari, kita cuma boleh mengonsumsi maksimal 1 sdt garam.

Walau kandungan natrium di mie instan masih dalam batas wajar, tentu kamu juga harus berhati-hati ya Girls karena kalau tubuhmu terlalu banyak mengonsumsi garam, pipi dan kantung matamu akan membengkak. Selain itu, mengonsumsi garam secara berlebih juga meningkatkan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung, dan gangguan fungsi ginjal.

Contoh label pangan mie instan yang memiliki 64% natrium, yaitu lebih dari ½ kebutuhan harian.

 

Kandungan kalori yang tinggi

Ada banyak sekali orang yang mengatakan bahwa kalori di dalam mie instan ini terlalu tinggi untuk dikonsumsi dan berbahaya bagi tubuh. Padahal sejatinya kandungan kalori di dalam mie instan ini sekitar 400 sampai 500 kkal. Yang berbahaya adalah jika kamu makan mie instan dicampur dengan nasi, jumlah kalorinya akan melebihi batas wajar. Jadi sebaiknya kamu mengonsumsi mie instan nggak sama nasi ya, kamu bisa mengonsumsinya sama telur dan sayuran yang kamu suka, Girls.

Sebenarnya nggak ada larangan untuk makan mie instan, tetapi sebaiknya kalau makan mie instan jangan terlalu banyak ya Girls. Kandungan MSG, bahan pengawet, dan natrium dalam mie instan ini berbahaya jika kamu konsumsi terus-terusan.